Powered by Blogger.
Showing posts with label Tips-Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips-Trik. Show all posts

Friday, April 30, 2010

Tips beli mobil second



Pengalaman adalah sesuatu kejadian yang dapat menjadikan pembelajaran untuk dimasa akan datang agar tidak terjebak lagi dalam hal /masalah yang sama dan selanjut menjadi bahan pertimbangan dalam memutuskan sesuatu.
Berdasarkan pengalaman itu kita dapat lebih mengenal atau setidak tidaknya secara global mendapatkan info yang akurat, dan kebanyakan yang ditemui dalam keseharian hidup kita tidak jarang ditemukan kesalahan  atau kekeliruan dalam mengambil kebijakan atau keputusan salah satu contoh yang sering didapati dalam hal pembelian barang .

Adapun hal terpenting dalam membeli barang bekas/second adalah :

A.Harga
Harga tentu menjadi hal penting untuk menjadi sebuah putusan kenapa memilih mobil second tersebut.
B. Kondisi Mobil
1.Tahun Perakitan mobil
Tahun perakitan mobil menjadi bahan ukuran untuk menetukan kondisi mobil tersebut
2.Spare part
Spare part merupakan kebutuhan sebuah mobil dalam menjamin mobil bekas dapat di rekondisikan.
3.Merk
Merk sebuah mobil menjadi jaminan ketersediaan spare part/ kebutuhan kebutuhan mobil.
4.Fisik
Fisik mobil perlu dilihat dan dicek apakah masih layak dalam sebuah uji kelayakan
5. Kelengkapan dokumen
Kelengkapan dokumen mobil bekas diperhatikan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
6.Konsultasi/Dealer
Dealer sebuah mobil merupakan langkah yang tepat dalam memberikan konseling .
Setelah semua kelengkapan telah dilihat dan dicek kebenaran barulah dapat dipertimbangkan/ ambil  keputusan dalam membeli barang mobil/second


sumber

Leia Mais

Sunday, April 11, 2010

Perbandingan Kompresi Vs Oktan Bensin



Kendati sering dicantumkan dalam spesifikasi mesin, ternyata masih banyak dari mereka yang mengaku sebagai pencinta otomotif belum mengerti tentang perbandingan kompresi. Di lain hal, masih ada juga produsen yang tidak mau mencantumkan aspek yang satu ini.Padahal, dengan mengetahui perbandingan kompresi, si pemilik mobil tahu "menu" BBM yang cocok untuk mesin kendaraannya. Apakah premium (88), bensin dengan oktan 92, atau 95? Apakah mesin tersebut termasuk efisien atau tidak?

Kompresi tinggi. Perbandingan di sini bukanlah kompresi atau tekanan, melainkan lebih tepat pada perbandingan ruangan atau volume. Perbandingan kompresi adalah perbandingan volume ruangan ketika piston berada di titik mati atas (TMA) dan titik mati bawah (TMB).

Saat berada di TMA, di atas puncak piston masih tersisa sedikit ruang untuk memampatkan udara dan bahan bakar (mesin bensin), busi, injektor (untuk injeksi langsung), dan tentu saja kepala klep yang mengatur keluar masuk udara segar dan sisa pembakaran.

Selanjutnya, ketika berada di TMB, ruang yang ada di atas piston sangat besar. Selain ruang kecil di kepala silinder, kini ada tambahan ruang dari blok silinder dengan ukuran lebih besar.

Nah, bila dibandingkan, antara ruang saat piston berada di TMA dan TMA, itulah yang disebut perbandingan ruang kompresi. Kalau perbandingan kompresi disebutkan 10,0 : 1, maka itu berarti perbandingan ruang saat piston di TMA dan TMB adalah 10,0 : 1.

Makin tinggi perbandingan kompresi, makin efisien kerja mesin. Namun, mesin juga butuh bahan bakar dengan kualitas lebih baik. Misalnya, untuk mesin dengan perbandingan kompresi 10 : 1, tak ada tawar-menawar lagi selain harus menggunakan bensin dengan nilai oktan di atas 90.

Pada kondisi darurat, BBM yang dipakai bisa saja premium. Namun kalau dipaksa terus menggunakan asupan yang kurang bagus ini, maka pencernaan "perut" mesin juga tidak akan bekerja dengan normal.

Sebagai contoh, kompresi tinggi yang membuat mesin lebih efisien dapat dilihat pada salah satu produk Honda yang menggunakan dua mesin berbeda, yaitu CR-V, seperti berikut.  
2.0 liter
2.4 liter
Perbandingan kompresi
10,5 : 1
9,3 : 1
Tenaga maks (PS @rpm)
150 @6.200
170 @5.800
Torsi maks      (kg-m @rpm)
19,4 @4.200
22,2 @4.200
Lebih Efisien. Mesin CR-V 2.0 liter yang masih menggunakan teknologi katup SOHC ternyata lebih efisien dibandingkan mesin 2,4 liter DOHC dengan perbandingan kompresi yang tinggi. Berdasarkan data di atas, mesin 2,0 liter mampu menghasilkan tenaga 75 PS per liter, sedangkan mesin 2,4 liter menghasilkan 70,8 PS per liter. Begitu juga dengan torsi. Mesin 2,0 liter menghasilkan 9,7 kg-m per liter, sedangkan mesin 2,4 liter hanya 9,25 kg-m per liter.

Leia Mais

Empat Pemicu Mesin Mobil Mati

Guys pernahkah kalian mengalami mati mesin saat dalam mobil? hemm kali ini kami akan membahas mengenai  alasan kenapa mesin anda mati saat dalam perjalanan. Kerusakan mesin mobil tergolong dalam tiga bagian, mulai dari yang ringan, sedang, hingga berat. Nah, untuk kerusakan berat, ada empat penyebab utama (untuk mesin non-turbo). Namun bila Anda cukup cermat, mengetahui ciri dan fungsi komponen vital, serta menjaga dan merawatnya, niscaya kerusakan bisa dicegah. Untuk itu, tindakan preventif diperlukan.
Inilah kerusakan vital dan langkah preventifnya.
"Overheat"
Untuk mesin modern yang sudah dilengkapi komputer, bila beroperasi melebihi batas suhu kerja, maka komputer otomatis akan melindungi dengan cara menonaktifkan mesin secara bertahap. Misalnya, komputer akan menghentikan kerja kompresor AC, berlanjut ke mode aman (safe mode), hingga saatnya mesin dihentikan secara total.

Namun, mesin era 1990-an belum dilengkapi komputer. Gejala overheat bisa dideteksi dengan munculnya gejala knocking saat berakselerasi.

* Langkah preventif
Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala. Perhatikan indikator suhu mesin saat timbul knocking, dan segera tepikan mobil.
Kebocoran oli Berkurangnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen yang bergerak. Dampaknya,suhu mesin tinggi (overheat) dan keausan luar biasa. Penyebabnya adalah kerusakan pada baut penutup lubang pembuangan oli akibat terkena hantaman benda keras, atau kondisi sil-sil di mesin kurang bagus. Perlu juga cermati indikator oli di dasbor yang akan menyala bila kekurangan pelumas.

* Langkah preventif
Periksa oli secara berkala. Jangan menganggap remeh  indikator oli yang menyala. Itu menandakan bahwa pompa oli kehilangan tekanan.
"Water hammer"
Air tersedot ke ruang bakar akibat menerjang genangan air yang tinggi. Air yang jauh lebih padat dari udara, sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekanan saat mesin bekerja pada langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar, yakni piston.

*
Langkah preventif
Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mesin. Jangan sekali-sekali menstarter ketika mesin mati di tengah banjir. Buka busi, lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.

"Timing belt" Fungsinya sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Namun, fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.

Bila hal tersebut terjadi dalam putaran mesin tinggi, maka blok mesin bisa pecah. Kondisi ini bisa diminimalkan bila Anda tahu kerusakan yang terjadi. Mesin dengan perbandingan kompresi rendah atau yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung memiliki peluang lebih kecil terhadap kerusakan.

* Langkah preventif
Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi. Percepat penggantian timing belt bila frekuensi mobil melewati jalan macet tinggi.



Leia Mais

Tuesday, April 6, 2010

Tips Mengisi Jenis Bensin Untuk Kendaraan Anda

 

Mobil atau motor kita sebaiknya diisi bensin apa ya? Dari begitu banyak pilihan bahan bakar di pasaran seperti Premium, Pertamax hingga BBM dari perusahaan asing seperti Shell, Total atau bahkan Petronas,mana yang cocok dengan kendaraan kita?Pusing untuk menjawabnya? Hmm setidaknya Firmansyah Saftari, penggiat dunia otomotif lewat bukunya Utak-Atik Otomotif 2, Berbagi Pengalaman ala Saft7.com memberikan trik jitu BBM yang tepat. Anda harus melihat dulu informasi rasio kompresi (Compression Ratio/CR) kendaraan Anda. Angka CR ini bisa dilihat di buku manual ataupun situs resmi mobil/motor Anda. CR merupakan hasil perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja

Nah jika ingin tahu BBM yang direkomendasikan lihat saja tabel di bawah ini:
Jenis Bensin Angka Oktan  Rasio Kompresi
Premium 88 7:1 sampai 9:1
Pertamax 92 9:1 sampai 10:1
Pertamax Plus 95 10:1 sampai 11:1

Contohnya Honda Jazz yang memiliki rasio kompresi 10.1:1 tentunya cocoknya menggunakan bahan bakar Pertamax Plus. Contoh lain kalau mobilnya Suzuki Karimun yang memiliki CR 8.8:1 maka bahan bakar cukup premium saja. Atau kalau motornya Honda MegaPro yang memiliki rasio kompresi 9:1 maka bisa menggunakan premium saja. Sementara Suzuki Smash yang kompresinya 9.5:1 harusnya menggunakan Pertamax.

Bagaimana jika diisi bensin dengan Oktan lebih rendah?

Menilik angka CR memang perlu. Soalnya bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya mesin membutuhkan BBM dengan nilai oktan tinggi.

Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi). Nah yang akan menjadi masalah adalah ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar. Inilah yang disebut ngelitik.

Menurut Saftari, bagaimana kejamnya ngelitik bagi mesin ini bisa digambarkan ibarat telapak tangan kita ditusuk-tusuk dengan paku. Ngelitik ini perlahan tapi pasti membuat piston seperti permukaan bulan dan bahkan bisa bolong.

Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

Bensin dengan oktan tinggi seperti Pertamax, Pertamax plus dan lainnya umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih dan sebagainya, namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih bertenaga.Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

Nah jadi biar gampang, sebaiknya lihat saja dulu angka CR motor/mobil sebelum menentukan BBM yang digunakan.

Sumber

Leia Mais

Wednesday, March 24, 2010

Tips Membedakan Suku Cadang Aspal



Suku cadang palsu bermerek Toyota saat ini ternyata sudah menggurita, bahkan antara suku cadang asli dan palsu secara fisik cukup sulit dibedakan.

Sebab produsen suku cadang aspal alias asli tapi palsu yang menggunakan merek Toyota rupanya memang sudah jeli dalam membuat barang bajakan tersebut.

"Karena itu, secara kasat mata cukup sulit bagi orang awam untuk membedakan mana yang asli dan mana yang palsu," ujar kuasa hukum Toyota, Justisiari P. Kusumah dalam jumpa pers di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (24/3/2010).

Namun bila konsumen jeli, ada beberapa hal yang membedakan antara komponen asli dan palsu, salah satunya adalah dengan memperhatikan kualitas material spare part palsu yang biasanya kualitasnya tidak sebagus barang yang asli.

Kualitas spare part yang tidak bagus ini menurut Justrisiari sungguh berbahaya untuk konsumen. "Di beberapa kasus kualitas spare part yang tidak bagus ini menjadi penyebab timbulnya kecelakaan," tandasnya.

"Lalu dari harga, komponen palsu biasanya tidak jauh beda namun sedikit lebih murah dari harga komponen aslinya," lanjut Justisiari.

Adapun komponen-komponen yang biasa dipalsukan menurut Justisiari biasanya meliputi komponen-komponen fast moving seperti busi, saringan udara (air filter), saringan oli (oil transmission filter) dan kanvas rem yang kemasannya
menggunakan merek Toyota.

Suku cadang palsu itu semua memang juga menggunakan kode barang seperti halnya komponen asli, tapi tampilan kodenya ringkih dan mudah hilang.

Nah biasanya lagi, penjual komponen palsu merek Toyota itu menurut Justisiari tidak berani memberikan garansi resmi Toyota dan hanya berani memberikan garansi toko kepada para pembelinya.

"Karenanya biar lebih aman, lebih baik beli spare part Toyota di bengkel resmi yang ada tanda menyediakan Toyota Genuine Parts saja," pungkasnya.

Seperti dikutip situs resmi Toyota, untuk mengenali suku cadang palsu setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Kemasannya sangat mirip atau bahkan sangat menyerupai dengan kemasan Toyota Genuine Parts tetapi isinya adalah barang tiruan.
  2. Pada suku cadang imitasi yang sangat menyeruai asli, apabila diperhatikan dengan teliti wujud fisiknya tidak sebagus Toyota Genuine Parts.
  3. Untuk suku cadang imitasi yang sangat menyerupai, harga yang ditawarkan tidak terlalu jauh denganToyota Genuine Parts, misalkan Toyota Genuine Parts dijual seharga Rp 100 ribu maka suku cadang palsunya dijual seharga Rp 75 ribu.
  4. Suku cadang non Toyota Genuine Parts  menggunakan merk dan kemasan yang menunjukkan identitasnya sendiri.
  5. Suku cadang non Toyota Genuine Parts pembuatnya sama dengan pembuat Toyota Genuine Parts. Hal ini terlihat pada suku cadang imitasi tidak terdapat logo atau merek Toyota.
  6. Suku cadang bekas yang telah diperbaiki lagi dan diperbarui tampilannya (Rebuilt Parts)pada lubang-lubang baut ataupun bagian-bagian yang sulit terjangkau dapat terlihat pernah terpakai.
sumber 

Leia Mais

Saturday, March 20, 2010

Tips Mencuci Helm Anda Sendiri



Guys kalian pasti Suka bete gara-gara helm-nya bau tapi harus tetap dipakai? Jangan khawatir dicuci saja teman! Kalau nggak ada waktu, boleh menggunakan jasa cuci helm di beberapa tempat. Tapi kita bisa kok bersihin helm sendiri. Mautau caranya? sok diliat urutannya berikut ini





 

1. Untuk visor/kaca helm, cuci dengan menggunakan air dan sabun cair. Gosok dengan telapak tangan (nggak usah pakai lap apalagi sikat). Jangan menggunakan cairan kimia ya! Keringkan dengan kain lap yang lembut dan kering, jangan pakai tissue, nanti sisa-sisanya menempel dan bikin kotor lagi!

2. Busa bagian dalam yg dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampoo (mild soap/shampoo). Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat/lem. Juga bisa menimbulkan bau kurang sedap bila tidak dibilas dgn bersih. Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup lah... Kalo mau pake mesin cuci juga boleh, tapi mendingan pakai kantong khusus mencuci

3. Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan. Trik lainnya bisa pakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah



4. Lapisan EPS/styrofoam bagian dalam cukup dibersihkan dengan lap dan sedikit air. Hindari menggunakan bahan kimia (alkohol, dll)
 



5. Membersihkan batok/shell helm juga sama seperti membersihkan visor. Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm. Batok/shell helm juga boleh dipoles menggunakan wax atau cairan poles lainnya
 



6.Bersihkan bagian ratchet/engsel/mekanisme kaca helm menggunakan minyak silikon (silicone oil/spray). Silicone oil juga berguna sebagai pelumas mekanisme yg bergerak.


Leia Mais

Stop! Jangan Berponsel Ria Saat Berkendara

 

Pelarangan penggunaan ponsel di saat berkendara bukanlah tanpa alasan logis. Dalam sebuah riset bahkan terungkap bahwa sekitar 28% kecelakaan terjadi karena campur tangan ponsel.Angka yang muncul dalam hasil riset National Safety Council ini tentu bukanlah hal sepele. Menurut lembaga tersebut, sebagian besar dari rentetan kecelakaan tersebut atau sebanyak 1,4 juta kejadian terjadi ketika pengemudi tengah melakukan percakapan lewat telepon genggamnya.


Sementara 200 ribu kecelakaan di antaranya terjadi saat pengemudi tengah asyik SMS-an, demikian dikutip dari Washington Post, Senin (18/1/2010).

Sayangnya, memang tidak disebutkan untuk cakupan wilayah mana deretan kecelakaan ini terjadi. Namun dari besaran angka yang dipublikasikan, cukup pantas rasanya berbagai pihak untuk segera turun tangan membereskannya.Lembaga Transportasi Federal Amerika Serikat pun langsung bereaksi melihat kenyataan pedih ini. Kampanye memerangi penggunaan ponsel dalam berkendara pun bakal digalakkan, setelah sebelumnya kampanye serupa sempat digenjot untuk memberantas pengemudi mabuk.

Meski demikian, dikatakan Presiden FocusDriven Jennifer Smith, selaku lembaga yang peduli tentang masalah ini, untuk menghilangkan kebiasaan berponsel saat berkendara adalah hal yang sulit. Pasalnya, alat komunikasi tersebut saat ini bak menjadi kebutuhan wajib setiap orang yang sulit dipisahkan.   

"Sudah banyak orang yang kecanduan ponsel. Untuk itu kami (FocusDriven-red.) hadir, kami akan tunjukkan efek nyatanya, dan setiap orang harus menghadapi kenyataan ini," ujar Jennifer.Sebelumnya, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Virginia Tech Transportation Institute, diketahui bahwa risiko kecelakaan yang terjadi jika seorang pengemudi asyik SMS-an adalah 23 kali lipat dibandingkan mereka yang tidak 'nyambi'.
Nah, sekarang terserah Anda, masih sayang nyawa kah? Makanya, simpan dulu ponsel Anda ketika berkendara!




Leia Mais

Monday, March 15, 2010

Tips Mengendarai Motor Matic Saat Hujan

Mengemudikan mobil di jalan-jalan yang penuh dengan kemacetan, mobil bertransmisi otomatis (matik) menjanjikan kenyamanan lebih dibandingkan mobil transmisi manual. Namun seiring dengan datangnya musim hujan yang kerap mendatangkan genangan air bahkan banjir, mengendarai mobil matik membutuhkkan perlakuan khusus.Berikut langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan agar mobil matik tetap nyaman dikendarai saat melewati genangan air yang cukup tinggi :

* Hindari menerjang genangan air yang dalamnya lebih dari 1/2 ban.
* Saat menjalankan mobil melewati genangan air, posisikan perseneling di “L” (low) atau “2” dengan RPM konstan di 2000. Hal ini dilakukan untuk mencegah agar air tidak masuk ke mesin melalui saringan udara dan knalpot.
* Setelah melalui genangan air, segera mencuci bagian bawah mobil agar lumpur dan air tidak mengotori wilayah mesin.
* Periksa kuantitas dan kualitas oli transmisi. Untuk memeriksa oli transmisi, Anda dapat membuka tongkat pengukur oli transmisi (dipstick) dan lihat apakah oli mengalami perubahan warna. Untuk mobil matik yang menggunakan oli transmisi jenis life time (tidak memiliki dipstick), pemeriksaan kualitas oli sebaiknya dikonsultasikan ke bengkel resmi. Jika warna oli transmisi sudah keruh seperti susu, pertanda air telah masuk ke transmisi.
* Jangan menghidupkan mesin apalagi menjalankan mobil matik Anda jika ternyata air telah masuk ke mesin. Segera hubungi bengkel resmi untuk melakukan pemeriksaan pada mobil dan mintalah bantuan “menggendong” mobil ke bengkel.

Leia Mais

  ©The Best Otomotif - Todos os direitos reservados.

Template by The Best Otomotif | Kopler