Powered by Blogger.
Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

Thursday, February 10, 2011

Dua Ponsel Facebook Dibuat INQ


Terjawab sudah siapa produsen handset yang digandeng Facebook dan mengambil peluang mendesain ponsel untuk memanjakan pengguna jejaring sosial tersebut. Bukan HTC Taiwan, tapi INQ, perusahaan manufaktur ponsel yang berpusat di London, mengumumkan kehadiran dua smartphone yang didesain untuk memaksimalkan fungsi Facebook, Kamis (10/2/2011).

Masing-masing diberi nama INQ Cloud Touch dan INQ Cloud Q. Secara umum spesifikasi kedua produk sama hanya yang membedakan modelnya. INQ Cloud Touch menggunakan layar sentuh, sementara INQ Cloud Q menggunakan layar sentuh dan keyboard QWERTY.

Keduanya menggunakan sistem operasi Android 2.2 atau Froyo. Namun, telah dikustomisasi dengan INQ Visual Media Feed sehingga bergaya Facebook sehingga tak terlalu kentara kalau berbasis Android. Keduanya adalah ponsel pertama yang menggunakan user interface berbasis Facebook Social Graph API. Semua fungsi Facebook tersedia.

Juga ada tombol cepat untuk akses Facebook Chat, Friends, Messages, Wall, dan Notification. Facebook Places juga sudah ada. Facebook Events terintegrasi ke Google Calendar. Ada banyak widget untuk menampilkan daftar status teman, agenda, foto, serta kemudahan melakukan sharing teks dan file multimedia lainnya.

Selain itu, music player yang digunakan adalah Spotify yang menyediakan langganan streaming lagu tanpa batas. Namun, di negara yang tidak mendukung layanan ini akan diarahkan ke aplikasi standar.

Prosesor yang digunakan keduanya adalah Qualcomm MSM7227 600 MHz. Koneksi jaringan mendukung HSPA dan qud band GSM/EDGE, WiFi, Bluetooth, dan GPS. Keduanya juga dilengkapi akselerometer, bermacam sensor, kompas, serta kamera 5 MP. Konon desainnya terinspirasi Startroopers of Star Wars dan Eve di WALL-E.

INQ Cloud Touch menggunakan layar sentuh selebar 3,5 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel. memori internalnya cuma 4 MB, namun didukung memori eksternal 4 GB dalam paket penjualannya. Sementara INQ Cloud Q menggunakan layar 2,6 inci.

Tapi, bersabarlah kalau ingin mendapatkannya. INQ baru akan merilisnya pada kuartal ketiga 2011 di Inggris dan menyusul negara lainnya. Harganya diperkirakan sekitar 250 dollar AS dan tersedia dalam pilihan warna hitam, putih, dan merah. (Kompas)

Leia Mais

Dua Ponsel Facebook Dibuat INQ


Terjawab sudah siapa produsen handset yang digandeng Facebook dan mengambil peluang mendesain ponsel untuk memanjakan pengguna jejaring sosial tersebut. Bukan HTC Taiwan, tapi INQ, perusahaan manufaktur ponsel yang berpusat di London, mengumumkan kehadiran dua smartphone yang didesain untuk memaksimalkan fungsi Facebook, Kamis (10/2/2011).

Masing-masing diberi nama INQ Cloud Touch dan INQ Cloud Q. Secara umum spesifikasi kedua produk sama hanya yang membedakan modelnya. INQ Cloud Touch menggunakan layar sentuh, sementara INQ Cloud Q menggunakan layar sentuh dan keyboard QWERTY.

Keduanya menggunakan sistem operasi Android 2.2 atau Froyo. Namun, telah dikustomisasi dengan INQ Visual Media Feed sehingga bergaya Facebook sehingga tak terlalu kentara kalau berbasis Android. Keduanya adalah ponsel pertama yang menggunakan user interface berbasis Facebook Social Graph API. Semua fungsi Facebook tersedia.

Juga ada tombol cepat untuk akses Facebook Chat, Friends, Messages, Wall, dan Notification. Facebook Places juga sudah ada. Facebook Events terintegrasi ke Google Calendar. Ada banyak widget untuk menampilkan daftar status teman, agenda, foto, serta kemudahan melakukan sharing teks dan file multimedia lainnya.

Selain itu, music player yang digunakan adalah Spotify yang menyediakan langganan streaming lagu tanpa batas. Namun, di negara yang tidak mendukung layanan ini akan diarahkan ke aplikasi standar.

Prosesor yang digunakan keduanya adalah Qualcomm MSM7227 600 MHz. Koneksi jaringan mendukung HSPA dan qud band GSM/EDGE, WiFi, Bluetooth, dan GPS. Keduanya juga dilengkapi akselerometer, bermacam sensor, kompas, serta kamera 5 MP. Konon desainnya terinspirasi Startroopers of Star Wars dan Eve di WALL-E.

INQ Cloud Touch menggunakan layar sentuh selebar 3,5 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel. memori internalnya cuma 4 MB, namun didukung memori eksternal 4 GB dalam paket penjualannya. Sementara INQ Cloud Q menggunakan layar 2,6 inci.

Tapi, bersabarlah kalau ingin mendapatkannya. INQ baru akan merilisnya pada kuartal ketiga 2011 di Inggris dan menyusul negara lainnya. Harganya diperkirakan sekitar 250 dollar AS dan tersedia dalam pilihan warna hitam, putih, dan merah. (Kompas)

Leia Mais

Monday, February 7, 2011

Smartphone Android Pertama Berlayar Ganda


Di antara bermacam smartphone yang beredar di pasaran, boleh jadi Echo buatan Kyocera merupakan produk pertama yang berlayar ganda. Handset buatan pabrikan Jepang tersebut dirilis pertama kali, Senin (7/2/2011) dengan di-bundling layanan CDMA Sprint di AS.

Kedua layarnya masing-masing berupa layar sentuh multitouch 3,5 inci yang saling bertumpuk. Saat bagian atas digeser, kedua layar tampak bersambung. Pengguna dapat menggunakan salah satu layar saja, kedua layar, bahkan menyatukan fungsi kedua layar. Saat digunakan bersamaan, layarnya dapat diatur lurus atau ditekuk layaknya layar notebook.

Contoh penggunaan layar bersamaaan misalnya menggunakan salah satu layar untuk membaca email atau akses internet, sementara layar lainnya untuk menampilkan keyboard virtual. Atau bermain game di salah satu layar dan layar lainnya menampilkan menu navigasinya. Bisa juga menampilkan peta di kedua layar dalam satu tampilan.

Model seperti ini sebelumnya diperkenalkan di laptop oleh Toshiba dengan merilis Libretto. Acer pun akan meluncurkan model notebook yang sama tahun ini. Namun, untuk smartphone, Echo dari Kyocera mungkin yang pertama.

Layarnya sendiri masing-masing beresolusi 480x800 piksel dan saat digunakan bersamaan dengan 4,7 inci dengan resolusi 960x800 piksel. Echo dilengkapi prosesor Snapdragon Qualcomm 1 GHz, sistem operasi Android 2.2 (Froyo), kamera 5 MP yang bisa merekam video HD 720p, dan bekerja di jaringan 3G. Sprint menawarkan dengan harga 199 dollar AS dengan kontrak langganan 2 tahun. (Kompas)

Leia Mais

Smartphone Android Pertama Berlayar Ganda


Di antara bermacam smartphone yang beredar di pasaran, boleh jadi Echo buatan Kyocera merupakan produk pertama yang berlayar ganda. Handset buatan pabrikan Jepang tersebut dirilis pertama kali, Senin (7/2/2011) dengan di-bundling layanan CDMA Sprint di AS.

Kedua layarnya masing-masing berupa layar sentuh multitouch 3,5 inci yang saling bertumpuk. Saat bagian atas digeser, kedua layar tampak bersambung. Pengguna dapat menggunakan salah satu layar saja, kedua layar, bahkan menyatukan fungsi kedua layar. Saat digunakan bersamaan, layarnya dapat diatur lurus atau ditekuk layaknya layar notebook.

Contoh penggunaan layar bersamaaan misalnya menggunakan salah satu layar untuk membaca email atau akses internet, sementara layar lainnya untuk menampilkan keyboard virtual. Atau bermain game di salah satu layar dan layar lainnya menampilkan menu navigasinya. Bisa juga menampilkan peta di kedua layar dalam satu tampilan.

Model seperti ini sebelumnya diperkenalkan di laptop oleh Toshiba dengan merilis Libretto. Acer pun akan meluncurkan model notebook yang sama tahun ini. Namun, untuk smartphone, Echo dari Kyocera mungkin yang pertama.

Layarnya sendiri masing-masing beresolusi 480x800 piksel dan saat digunakan bersamaan dengan 4,7 inci dengan resolusi 960x800 piksel. Echo dilengkapi prosesor Snapdragon Qualcomm 1 GHz, sistem operasi Android 2.2 (Froyo), kamera 5 MP yang bisa merekam video HD 720p, dan bekerja di jaringan 3G. Sprint menawarkan dengan harga 199 dollar AS dengan kontrak langganan 2 tahun. (Kompas)

Leia Mais

Sunday, January 30, 2011

Sony PSP Generasi Baru Akan Dirilis Tahun Ini


Sony berkomitmen untuk meluncurkan perangkat game PlayStation Portable tahun ini. Perangkat tersebut memiliki kualitas setara konsol game rumahan dan layar yang lebih besar.

Komitmen ini sekaligus menunjukkan upaya produsen elektronik asal Jepang itu untuk menangkal ancaman serius dari pesaing. Tidak hanya dari Nintendo DS tapi juga dari vendor smartphone macam Apple.

Menurut Sony, popularitas iPhone dan smartphone lain berpotensi mengancam produsen perangkat game. Pasalnya smartphone saat ini tidak hanya bisa digunakan untuk menelepon, menonton video, melihat email, atau pun chatting, tapi juga bisa untuk bermain game. Bahkan dengan tersedianya aplikasi, iPad dan iPod cenderung dijadikan perangkat untuk bermain game.

Sony pun memperkenalkan perangkat baru ini, yang disebutnya dengan Next Generations Portable. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor gerak, teknologi lokasi berbasis GPS.

"Dengan teknologi sensor gerak dan GPS gamer bisa bermain golf hanya dengan menggerakkan perangkat. Juga bisa membunuh monster dengan cara menggoyang layar, atau bermain game lain yang mirip dengan realita virtual," ujar kepala divisi game Sony, Kazuo Hirai.

Perangkat ini memiliki touch-panel di depan dan touch-pad di belakang untuk memungkinkan pemain menekan mesin saat ingin memindahkan gambar. Selain itu juga ada tombol biasa dan switch untuk melengkapi tombol agar mempermudah proses bermain game.

Sony pun menyediakan koneksi nirkabel generasi ketiga dan wifi untuk bisa mengakses jejaring sosial saat bermain game atau melakukan download langsung. Layarnya berukuran lima inci dengan teknologi OLED yang mampu menghadirkan kualitas gambar dan warna yang baik. Bahkan empat kali lebih baik ketimbang PSP sebelumnya.

"Inilah Next Generation Portable. Kami akan memberikan apa yang anda butuhkan di dunia hiburan. Kami ingin menciptakan revolusi di tangan anda," ujar Hirai.

Dalam pasar game portable, Sony berhadapan dengan Nintendo Jepang, yang akan memperkenalkan DS baru dengan fitur 3-D bebas kacama tabulan depan. Sayangnya NGP tidak akan menyertakan 3-D. Microsoft pun merupakan pemain utama dengan Xbox 360 meski tidak menyediakan perangkat game portable.

Penjualan PlayStation Portable menurun sebanyak 37 persen tahun lalu menjadi sekitar 2,7 juta untuk April hingga September. Padahal periode yang sama tahun lalu penjualannya mencapai 4,3 juta unit. Sebaliknya Apple menjual 16,2 juta iPhone selama kuartal Oktober-Desember saja.

Lebih dari 64 juta PlayStation Portable mesin telah dijual secara kumulatif di seluruh dunia sejak mulai dijual pada bulan Desember 2004. (Okezone/Hosted/Ketok)

Leia Mais

Sony PSP Generasi Baru Akan Dirilis Tahun Ini


Sony berkomitmen untuk meluncurkan perangkat game PlayStation Portable tahun ini. Perangkat tersebut memiliki kualitas setara konsol game rumahan dan layar yang lebih besar.

Komitmen ini sekaligus menunjukkan upaya produsen elektronik asal Jepang itu untuk menangkal ancaman serius dari pesaing. Tidak hanya dari Nintendo DS tapi juga dari vendor smartphone macam Apple.

Menurut Sony, popularitas iPhone dan smartphone lain berpotensi mengancam produsen perangkat game. Pasalnya smartphone saat ini tidak hanya bisa digunakan untuk menelepon, menonton video, melihat email, atau pun chatting, tapi juga bisa untuk bermain game. Bahkan dengan tersedianya aplikasi, iPad dan iPod cenderung dijadikan perangkat untuk bermain game.

Sony pun memperkenalkan perangkat baru ini, yang disebutnya dengan Next Generations Portable. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor gerak, teknologi lokasi berbasis GPS.

"Dengan teknologi sensor gerak dan GPS gamer bisa bermain golf hanya dengan menggerakkan perangkat. Juga bisa membunuh monster dengan cara menggoyang layar, atau bermain game lain yang mirip dengan realita virtual," ujar kepala divisi game Sony, Kazuo Hirai.

Perangkat ini memiliki touch-panel di depan dan touch-pad di belakang untuk memungkinkan pemain menekan mesin saat ingin memindahkan gambar. Selain itu juga ada tombol biasa dan switch untuk melengkapi tombol agar mempermudah proses bermain game.

Sony pun menyediakan koneksi nirkabel generasi ketiga dan wifi untuk bisa mengakses jejaring sosial saat bermain game atau melakukan download langsung. Layarnya berukuran lima inci dengan teknologi OLED yang mampu menghadirkan kualitas gambar dan warna yang baik. Bahkan empat kali lebih baik ketimbang PSP sebelumnya.

"Inilah Next Generation Portable. Kami akan memberikan apa yang anda butuhkan di dunia hiburan. Kami ingin menciptakan revolusi di tangan anda," ujar Hirai.

Dalam pasar game portable, Sony berhadapan dengan Nintendo Jepang, yang akan memperkenalkan DS baru dengan fitur 3-D bebas kacama tabulan depan. Sayangnya NGP tidak akan menyertakan 3-D. Microsoft pun merupakan pemain utama dengan Xbox 360 meski tidak menyediakan perangkat game portable.

Penjualan PlayStation Portable menurun sebanyak 37 persen tahun lalu menjadi sekitar 2,7 juta untuk April hingga September. Padahal periode yang sama tahun lalu penjualannya mencapai 4,3 juta unit. Sebaliknya Apple menjual 16,2 juta iPhone selama kuartal Oktober-Desember saja.

Lebih dari 64 juta PlayStation Portable mesin telah dijual secara kumulatif di seluruh dunia sejak mulai dijual pada bulan Desember 2004. (Okezone/Hosted/Ketok)

Leia Mais

Smartphone Paling "Hijau" Saat Ini


Selama ini, pertimbangan konsumen untuk memilih smartphone mungkin lebih banyak didasarkan kepada harga, fungsi, dan desainnya. Padahal, di balik pembuatan produk, melibatkan proses praproduksi hingga pemasaran yang sedikit banyak menyedot energi, sumber daya, dan menghasilkan polusi bagi lingkungan.

Maka, penilaian terhadap aspek ramah lingkungan menjadi penting di masa kini. Konsumen pun perlu tahu, produk mana yang dihasilkan secara "hijau" dan lebih baik bagi lingkungan. Greenpeace sudah beberapa tahun rutin melakukan audit terhadap produk-produk elektronika dan melakukan pemeringkatan berdasarkan aspek-aspek lingkungan yang terukur.

Ada beberapa jenis produk. Salah satunya smartphone yang kini lagi populer dan pasarnya besar. Smartphone paling hijau versi Greenpeace tahun 2010 jatuh ke Sony Ericsson Aspen. Smartphone tersebut mengungguli 5 smartphone yang dinominasikan lainnya, yakni Nokia N8-00, Samsung GT-S8500 (Wave), HP Palm Pixi Plus, Blackberry Pearl 3G, dan Dell Aero.

Predikat Sony Ericsson Aspen diumumkan pada ajang Consumer Electronics Show 2011 di Las Vegas awal Januari 2011 beberapa waktu lalu. Smartphone ini memenuhi 4 kategori yang ditetapkan Greenpeace, yakni bebas material berbahaya, rendahnya konsumsi daya, siklus hidup produk, serta inovasi dan strategi marketingnya.

Penelitian yang dilakukan Greenpeace membuktikan bahwa Sony eroicsson Aspen bebas dari material beracun sperti PVC dan BFR. Smartphone seberat 130 gram yang diperkenalkan pada Februari 2010 ini juga dinyatakan bebas dari Phtalate dan Beryllium.

Sementara, dalam hal siklus produk seperti lamanya garansi, kemampuan untuk di-upgrade, komponen plastik terdegradasi dan post consumer, produk ini juga mendapat score tinggi. Sementara, konsumsi energi dari baterai juga tergolong rendah.

Poin yang didapatkan Sony Ericsson Aspen dalam survei Greenpeace adalah 6,21. Nokia N8-00 yang ada di posisi kedua hanya memiliki point 5,7. Dengan predikat yang diraihnya, tak heran jika dalam promosinya, Sony Ericsson Aspen dikatakan terbuat dari eco friendly materials.

Di luar soal "hijau"-nya, smartphone ini memiliki fitur lumayan. Memakai sistem operasi Windows Version 6,5, smartphone ini tersedia dalam QWERTY dan Touchscreen.Selain itu juga dilengkapi WiFi, penyimpanan sebesar 100 MB dan juga fitur media sosial seperti Facebook dan Twitter. (Kompas)

Leia Mais

Smartphone Paling "Hijau" Saat Ini


Selama ini, pertimbangan konsumen untuk memilih smartphone mungkin lebih banyak didasarkan kepada harga, fungsi, dan desainnya. Padahal, di balik pembuatan produk, melibatkan proses praproduksi hingga pemasaran yang sedikit banyak menyedot energi, sumber daya, dan menghasilkan polusi bagi lingkungan.

Maka, penilaian terhadap aspek ramah lingkungan menjadi penting di masa kini. Konsumen pun perlu tahu, produk mana yang dihasilkan secara "hijau" dan lebih baik bagi lingkungan. Greenpeace sudah beberapa tahun rutin melakukan audit terhadap produk-produk elektronika dan melakukan pemeringkatan berdasarkan aspek-aspek lingkungan yang terukur.

Ada beberapa jenis produk. Salah satunya smartphone yang kini lagi populer dan pasarnya besar. Smartphone paling hijau versi Greenpeace tahun 2010 jatuh ke Sony Ericsson Aspen. Smartphone tersebut mengungguli 5 smartphone yang dinominasikan lainnya, yakni Nokia N8-00, Samsung GT-S8500 (Wave), HP Palm Pixi Plus, Blackberry Pearl 3G, dan Dell Aero.

Predikat Sony Ericsson Aspen diumumkan pada ajang Consumer Electronics Show 2011 di Las Vegas awal Januari 2011 beberapa waktu lalu. Smartphone ini memenuhi 4 kategori yang ditetapkan Greenpeace, yakni bebas material berbahaya, rendahnya konsumsi daya, siklus hidup produk, serta inovasi dan strategi marketingnya.

Penelitian yang dilakukan Greenpeace membuktikan bahwa Sony eroicsson Aspen bebas dari material beracun sperti PVC dan BFR. Smartphone seberat 130 gram yang diperkenalkan pada Februari 2010 ini juga dinyatakan bebas dari Phtalate dan Beryllium.

Sementara, dalam hal siklus produk seperti lamanya garansi, kemampuan untuk di-upgrade, komponen plastik terdegradasi dan post consumer, produk ini juga mendapat score tinggi. Sementara, konsumsi energi dari baterai juga tergolong rendah.

Poin yang didapatkan Sony Ericsson Aspen dalam survei Greenpeace adalah 6,21. Nokia N8-00 yang ada di posisi kedua hanya memiliki point 5,7. Dengan predikat yang diraihnya, tak heran jika dalam promosinya, Sony Ericsson Aspen dikatakan terbuat dari eco friendly materials.

Di luar soal "hijau"-nya, smartphone ini memiliki fitur lumayan. Memakai sistem operasi Windows Version 6,5, smartphone ini tersedia dalam QWERTY dan Touchscreen.Selain itu juga dilengkapi WiFi, penyimpanan sebesar 100 MB dan juga fitur media sosial seperti Facebook dan Twitter. (Kompas)

Leia Mais

  ©The Best Otomotif - Todos os direitos reservados.

Template by The Best Otomotif | Kopler